KEDISIPLINAN SANTRI DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PENDIDIKAN DI DAYAH MUDI 2 BLANG GARANG, SAMALANGA, BIREUEN

Authors

  • Muhammad Reza Dosen Universitas Islam Al-Aziziyah Indonesia (UNISAI).
  • Helmi Abubakar Dosen Universitas Islam Al-Aziziyah Indonesia (UNISAI).

Keywords:

kedisiplinan santri, kualitas pendidikan, pesantren, pengabdian masyarakat

Abstract

Kedisiplinan santri merupakan elemen fundamental dalam sistem pendidikan pesantren yang berfungsi sebagai landasan pembentukan karakter sekaligus penunjang peningkatan kualitas pendidikan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengkaji dan menguatkan kedisiplinan santri sebagai strategi dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Dayah MUDI 2 Blang Garang, Kecamatan Samalanga, Kabupaten Bireuen. Pengabdian ini dilaksanakan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang menekankan keterlibatan aktif seluruh unsur dayah, meliputi santri, guru, dan pengurus. Metode pelaksanaan mencakup observasi partisipatif, wawancara, diskusi kelompok terarah, serta pendampingan dalam pembinaan disiplin belajar dan perilaku santri.Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa penerapan kedisiplinan santri secara terstruktur dan berkelanjutan berdampak signifikan terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Dayah MUDI 2. Disiplin waktu, disiplin belajar, dan disiplin perilaku terbukti mampu menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih tertib, kondusif, dan efektif. Santri menunjukkan peningkatan motivasi belajar, tanggung jawab akademik, serta pemahaman terhadap materi keilmuan agama. Selain itu, peran guru dan pengurus dayah sebagai teladan dalam pembinaan disiplin berkontribusi besar dalam menumbuhkan kesadaran internal santri terhadap pentingnya kedisiplinan.Kegiatan ini juga menghasilkan rekomendasi strategis berupa penguatan kapasitas guru dan pengurus, penyusunan pedoman kedisiplinan santri, evaluasi disiplin secara berkala, serta pengembangan program motivasi dan penghargaan. Secara keseluruhan, pengabdian ini menegaskan bahwa kedisiplinan santri bukan hanya instrumen pengendalian perilaku, tetapi merupakan strategi pedagogis yang efektif dalam meningkatkan kualitas pendidikan pesantren secara berkelanjutan.

References

Ajenjo, E. S. (2020). Program planning and development. New York: Educational Press.

Akhyar, Iswantir, et al. (2024). Pendidikan pesantren dan transformasi sosial keagamaan masyarakat. Jurnal Pendidikan Islam, 15(1), 45–60.

Arikunto, S. (2013). Supervisi pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta.

Helmi El-Langkawi, (2022.). Problematika manajemen perencanaan pendidikan kitab kuning di Dayah Baitul Ihsan Al-Hanafiah Gampong Putoh Kecamatan Samalanga. Naskah tidak diterbitkan.

Hakim, L., & Hasan, M. (2019). Pesantren dan pembentukan karakter santri. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Islam, 7(2), 123–138.

Kast, F. E., & Rosenzweig, J. E. (2004). Organizations and systems theory. New York: McGraw-Hill.

Maslow, A. H. (1943). A theory of human motivation. Psychological Review, 50(4), 370–396. https://doi.org/10.1037/h0054346

Nasution, S. (2015). Teori pengajaran. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Nashrullah, M., et al. (2023). Metodologi pengabdian pendidikan: Prosedur, subjek pengabdian, dan teknik pengumpulan data. Sidoarjo: UMSIDA Press.

Nur’aini, R. D. (2020). Penerapan metode studi kasus Yin dalam penelitian arsitektur dan perilaku. Inersia, 16(1), 92–104.

Piaget, J. (1971). Psychology and epistemology: Towards a theory of knowledge. New York: Grossman.

Rappaport, J. (1987). Terms of empowerment/exemplars of prevention: Toward a theory for community psychology. American Journal of Community Psychology, 15(2), 121–148.

Rusli, T. S., Boari, Y., & Amelia, D. A. (2024). Pengantar metodologi pengabdian masyarakat. Pidie: Yayasan Penerbit Muhammad Zaini.

Sergiovanni, T. J., & Starratt, R. J. (2007). Supervision: A redefinition. New York: McGraw-Hill.

Shannon, C. E., & Weaver, W. (1949). The mathematical theory of communication. Urbana: University of Illinois Press.

Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Cambridge, MA: Harvard University Press.

Wahid, A. (2023). Pesantren dan peran sosial-keagamaan di Indonesia. Jurnal Studi Islam Nusantara, 11(1), 1–15.

Zuhdi, M. (2019). Pengawasan pendidikan di pesantren modern. Jurnal Pendidikan Islam, 14(2), 210–227.

Downloads

Published

2026-01-06