SYAIR DAN HADIH MAJA ACEH SEBAGAI MEDIA PENANAMAN AKHLAK ANAK USIA DINI

Authors

  • Ali Irman Ali Irman 2STIT Syekhsaman Al-Hasan
  • Marhamah 2STIT Syekhsaman Al-Hasan

Keywords:

: Hadih Maja, Acehnese Syair, Akhlak, Moral Character, Early Childhood, Islamic Education

Abstract

Hadih maja, yaitu pepatah atau ungkapan tradisional masyarakat Aceh, serta berbagai bentuk syair Aceh seperti Dodaidi dan Peurateb Aneuk, merupakan warisan sastra lisan yang kaya, memuat nilai-nilai moral, religius, dan sosial masyarakat Aceh. Sebagai ungkapan kebijaksanaan yang padat dan bermetafora yang diwariskan lintas generasi, tradisi lisan ini menawarkan potensi besar sebagai media penanaman akhlak pada anak usia dini, khususnya dalam kerangka pendidikan anak usia dini Islam. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep dan karakteristik hadih maja dan syair Aceh sebagai pembawa nilai moral, mengidentifikasi nilai-nilai karakter spesifik yang terkandung di dalamnya, serta menganalisis strategi adaptasi tradisi lisan tersebut menjadi media pendidikan akhlak anak usia dini yang sesuai dengan tahap perkembangannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research), yaitu mengumpulkan, menganalisis, dan mensintesis buku, artikel jurnal nasional maupun internasional, serta dokumentasi budaya yang relevan dengan hadih maja, syair Aceh, dan pendidikan akhlak serta agama anak usia dini. Hasil kajian menunjukkan bahwa hadih maja menyampaikan nilai-nilai seperti kejujuran, kerja keras, penghormatan kepada yang lebih tua, dan tanggung jawab sosial melalui bahasa metaforis yang padat dan mudah diingat, sementara tradisi syair seperti Dodaidi dan Peurateb Aneuk menanamkan tauhid dan akhlak melalui pelantunan berulang yang sarat ikatan emosional sejak masa bayi. Meskipun kepadatan metafora hadih maja menuntut penyederhanaan yang cermat bagi anak usia dini, kedua tradisi lisan ini, apabila diadaptasi secara bijak ke dalam kegiatan bercerita, nyanyian, dan pembiasaan harian di PAUD Islam, menawarkan media yang autentik dan sesuai secara pedagogis bagi pembentukan akhlak anak sejak dini. Artikel ini menyimpulkan bahwa hadih maja dan syair Aceh layak diintegrasikan secara sistematis ke dalam kurikulum PAUD Islam sebagai pendekatan pendidikan akhlak yang berakar budaya

References

Al-Ghazali. (n.d.). Ayyuhal Walad. Toha Putra.

Ardiyanti, S. (2022). Pentingnya Pendidikan Akhlak pada Anak Usia Dini. Edureligia: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam Dan Keagamaan, 6(2), 199–209.

Ayu, S. M., & Junaidah, J. (2019). Pengembangan Akhlak pada Pendidikan Anak Usia Dini. Al-Idarah: Jurnal Kependidikan Islam, 8(2), 210–221.

Bafadhol, I. (2018). Pendidikan Akhlak dalam Perspektif Islam. Jurnal Edukasi Islami, 6(12), 45–61.

Bahri. (2022). Pembentukan Karakter Siswa melalui Ungkapan Hadih Maja di Sekolah Menengah Pertama se-Kecamatan Samudera Kabupaten Aceh Utara. Darul Ilmi: Jurnal Ilmu Kependidikan Dan Keislaman, 10(1), 1–15.

Hayati, L. K. (2025). Transmisi Nilai Islam melalui Tradisi Peurateb Aneuk: Studi Kasus di Aceh Barat. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 9(6), 3494–3505.

Hurlock, E. B. (1978). Perkembangan Anak (terj., Jilid 1). Erlangga.

Ibrahim, A. (2022). Pendidikan Karakter Anak Melalui Tradisi Dodaidi di Aceh. ABNA: Journal of Islamic Early Childhood Education, 3(1), 20–30. https://doi.org/10.22515/abna.v3i1.5224

Ibrahim Alfian, T. (1978). Adat Istiadat Daerah Provinsi Daerah Istimewa Aceh. Proyek Penelitian dan Pencatatan Kebudayaan Daerah.

Irda, Y. F., Murdiani, & Hayati, F. (2021). Analisis Karakter Tanggung Jawab Anak Usia 5-6 Tahun di TK Poteumeureuhom Kota Banda Aceh. Jurnal Ilmiah Mahasiswa, 2(1), 6–15.

Kebudayaan, K. P. dan. (2014). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 137 Tahun 2014 tentang Standar Nasional Pendidikan Anak Usia Dini. Kemendikbud.

Lickona, T. (1991). Educating for Character: How Our Schools Can Teach Respect and Responsibility. Bantam Books.

Miskawaih, I. (1994). Tahdzib al-Akhlaq (Menuju Kesempurnaan Akhlak). Mizan.

Ni’mah, S., & Hasjiandito, A. (2025). Penguatan Nilai Akhlak pada Anak Usia Dini dalam Pembelajaran Sirah Nabawiyah melalui Media Edutainment. Riwayat: Educational Journal of History and Humanities, 8(3), 3136–3145. https://doi.org/10.24815/jr.v8i3.47743

Nurlina, N., Halima, H., Selman, H., & Amalia, W. O. S. (2024). Pendidikan Akhlak Anak Usia Dini: Implementasi Nilai-Nilai Agama Islam. Ulil Albab: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 3(4), 1–10.

Rosyadi, A. R. (2013). Pendidikan Islam dalam Pembentukan Karakter Anak Usia Dini (Konsep dan Praktik PAUD Islami). Rajagrafindo Persada.

Samsurizal. (1991). Nilai Budaya dalam Hadih Maja. Balai Kajian Sejarah dan Nilai Tradisional.

Vygotsky, L. S. (1978). Mind in Society: The Development of Higher Psychological Processes. Harvard University Press.

Zaini, A. (2015). Bermain sebagai Metode Pembelajaran bagi Anak Usia Dini. ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal, 3(1), 118–130.

Downloads

Published

2025-06-25