INTERNALISASI NILAI PENDIDIKAN ISLAM DALAM TRADISI FANTEN PADA PERINGATAN MAULID NABI MUHAMMAD SAW DI DESA TEPELEO KABUPATEN HALMAHERA TENGAH

Authors

  • Umiyati Badi Umiyati Badi Institut Agama Islam Negeri Ternate

DOI:

https://doi.org/10.62901/j-ikhsan.v5i2.554

Keywords:

Internalisasi, Pendidikan Islam, Tradisi Fanten.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses internalisasi nilai-nilai pendidikan Islam dalam tradisi Fanten pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Desa Tepeleo Kecamatan Patani Utara Kabupaten Halmahera Tengah, serta mengidentifikasi nilai-nilai pendidikan Islam yang terkandung di dalamnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan melibatkan tokoh agama, tokoh masyarakat, serta masyarakat setempat sebagai informan. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses internalisasi nilai-nilai pendidikan Islam dalam tradisi Fanten berlangsung melalui pendekatan kultural dan partisipatif, yaitu: (1) Melalui pembacaan shalawat, doa bersama, serta pengisahan riwayat hidup Nabi Muhammad SAW. (2) Proses ini didukung oleh keteladanan tokoh agama dan keterlibatan aktif masyarakat, sehingga nilai-nilai Islam dapat tertanam secara berkelanjutan dalam kehidupan sosial. (3) Nilai-nilai pendidikan Islam yang terinternalisasi dalam tradisi Fanten meliputi nilai aqidah, nilai ibadah, dan nilai akhlak. Nilai aqidah tercermin dalam penguatan keimanan kepada Allah SWT dan pengakuan terhadap kerasulan Nabi Muhammad SAW. Nilai ibadah terlihat dalam pelaksanaan shalawat, doa, serta aktivitas sosial yang dilakukan dengan niat karena Allah. Sedangkan nilai akhlak tercermin dalam sikap kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian sosial masyarakat.

Dengan demikian, tradisi Fanten memiliki makna penting sebagai media pendidikan Islam berbasis kearifan lokal yang efektif dalam membentuk kepribadian masyarakat yang religius dan berakhlak mulia. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan pendidikan Islam, khususnya yang berbasis budaya lokal

References

John W. Creswell, Qualitative Inquiry and Research Design: Choosing Among Five Approaches, 4th ed. (California: SAGE Publications, 2018)

Lexy J. Moleong, Metodologi Penelitian Kualitatif (Bandung: Remaja Rosdakarya, 2018),

Muhammad Rusydi Rasyid, Ilmu Pendidikan Islam (Cet. I; Gowa: Pusaka Almaida, 2017)

Matthew B. Miles, A. Michael Huberman, dan Johnny Saldaña, Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook, 4th ed. (California: SAGE Publications, 2020)

M. Waskito, Pro Kontra Maulid Nabi (Jakarta: Pustaka Al-Kautsar, 2014),

Nahdiyah & Saiffuddin, Maulid Nabi, Antara Islam Dan Tradisi Al-Bayan: Jurnal Ilmu al-Qur'an dan Hadist / Volume 4, No.1. Juni 2021 / p-ISSN: 2615-2568 e-ISSN: 2621-3699

Suharsimi Arikunto, Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik (Jakarta: Rineka Cipta, 2019),

Sugiyono, Metode Penelitian Kualitatif (Bandung: Alfabeta, 2022),

https://kikomunal-indonesia.dgip.go.id/home/explore/cultural/31765

https://rri.co.id/ternate/regional/977139/mengenal-tradisi-cokaiba-rayakan-maulid-nabi-muhammad-saw

Downloads

Published

2026-06-05

How to Cite

Umiyati Badi, U. B. (2026). INTERNALISASI NILAI PENDIDIKAN ISLAM DALAM TRADISI FANTEN PADA PERINGATAN MAULID NABI MUHAMMAD SAW DI DESA TEPELEO KABUPATEN HALMAHERA TENGAH. Jurnal Ikhtibar Nusantara, 5(2), 377–392. https://doi.org/10.62901/j-ikhsan.v5i2.554