OBSTACLES IN THE PUBLICATION OF PRINTED AND NON-PRINTED MATERIALS IN THE DIGITAL AGE: A LITERATURE REVIEW FOR THE YEARS 2020–2025

Authors

  • Lailyah Salsabila Marsan 4Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Suci Amelia Putri Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Muhammad Farhan Abid Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Denmas Anggy Nur Zihad Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

DOI:

https://doi.org/10.62901/j-ikhsan.v5i1.490

Keywords:

Penerbitan cetak, penerbitan non cetak, era digital, transformasi digital, diseminasi informasi.

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam industri penerbitan, baik pada bahan cetak maupun non cetak. Masyarakat kini cenderung memilih sumber informasi yang lebih cepat, mudah diakses, dan praktis melalui media digital, sehingga memengaruhi eksistensi penerbitan konvensional. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji berbagai hambatan yang dihadapi dalam penerbitan bahan cetak dan non cetak di era digital. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah berbagai jurnal, artikel ilmiah, dan sumber pustaka yang relevan terbit pada periode 2020–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerbitan bahan cetak menghadapi hambatan berupa menurunnya minat baca terhadap media cetak, tingginya biaya produksi dan distribusi, serta persaingan dengan media digital yang lebih efisien. Sementara itu, penerbitan bahan non cetak menghadapi tantangan berupa masalah hak cipta dan pembajakan digital, keterbatasan literasi digital, ketergantungan terhadap infrastruktur teknologi, serta tingginya persaingan konten di platform digital. Selain itu, perubahan perilaku masyarakat dalam mengakses informasi menuntut penerbit untuk melakukan inovasi dan transformasi digital secara berkelanjutan. Oleh karena itu, strategi adaptasi melalui pengembangan model penerbitan hibrida, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, serta optimalisasi teknologi informasi menjadi langkah penting untuk menjaga keberlanjutan industri penerbitan di era digital.

References

Akil, R. (2022). Strategi Komunikasi Pemasaran Industri Penerbitan Buku Lokal di Era Digital. KOMUNIKA, 18(2).

Al Azis, M. R. (2021). Tantangan Industri Penerbitan Buku di Indonesia sebagai Bagian dari Industri Kreatif dalam Mengarungi Era Digitalisasi dan Pandemi Covid-19. Jurnal Ilmu Komunikasi UHO.

Ananto, P. (2018). Study Manajemen Penerbitan Buku di Indonesia. Jurnal Ilmiah Publipreneur, 5(2). DOI: 10.46961/jip.v5i2.63.

Azhari, A. (2024). Perkembangan Proses Pengiriman Naskah di Era Digitalisasi: Studi pada Gramedia Digital Publishing System. Jurnal Perpustakaan dan Informasi, 4(1).

Bungsu, A. U., dkk. (2024). Budaya Literasi Era Digital pada Perkembangan Penerbitan Koleksi Elektronik di Indonesia. BIBLIOTIKA.

Choliq, A. (2023). Disrupsi Digital sebagai Ancaman Eksistensi Media Cetak. Jurnal Ilmu Komunikasi, 13(2), 163–178.

Dewi, D. K. (2022). Sinergi dan Kolaborasi sebagai Strategi Media Cetak Bertahan dalam Era Disrupsi. EKSPRESI DAN PERSEPSI: Jurnal Ilmu Komunikasi, 5(2).

Fikri, M., & Setiawan, H. (2022). Transformasi Digital dalam Industri Media dan Penerbitan di Indonesia. Jurnal Komunikasi dan Media, 6(2).

Khaer, A., dkk. (2021). Senjakala Media Cetak: Tantangan Jurnalisme Cetak di Era Digital. TRILOGI Jurnal Ilmu Teknologi Kesehatan dan Humaniora.

Nurcahyani, F., & Kurniawan, T. (2024). Tantangan Media Cetak dalam Mempertahankan Eksistensi di Tengah Perkembangan Media Online. Jurnal Komunikasi Global, 13(1). https://jurnal.usk.ac.id/JKG/article/view/34872

Pamuji, E., Ida, R., & Mustain. (2022). Print Media Innovation in the Digital Era: Disruptive Challenges or Opportunities? Jurnal Studi Komunikasi, 6(3).

Pramesti, I. A., & Irwansyah. (2020). Faktor yang Memengaruhi Minat dan Cara Membaca Masyarakat Indonesia di Era Digital, serta Dampaknya pada Bisnis Media Cetak. Titian: Jurnal Ilmu Humaniora, 5(1).

DOI: 10.22437/titian.v5i1.10695

Purwadi, & Irwansyah. (2020). Prospek dan Tantangan Industri Penerbitan Jurnal dan Prosiding Melalui Teknologi E-Publishing di Era Digital. BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi, 41(1), 87–98

Rahmawati, N. (2021). Perkembangan E-Book sebagai Media Informasi di Era Digital. Jurnal Ilmu Informasi dan Perpustakaan, 9(2).

Sari, D. P., & Irhandayaningsih, A. (2021). Perubahan Perilaku Membaca Masyarakat pada Media Digital di Era Teknologi Informasi. Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi, 5(3).

Spjeldnæs, K. (2022). Platformization and Publishing: Changes in Literary Publishing. Publishing Research Quarterly, 38(4), 640–653.

Wahyuni, S. (2023). Digitalisasi Penerbitan dan Tantangan Perlindungan Hak Cipta di Era Teknologi Informasi. Jurnal Hukum dan Teknologi Informasi, 4(1).https://journal.uii.ac.id/JHTI/article/view/27564

Yuliana, D., & Prasetyo, A. (2022). Strategi Adaptasi Penerbit Buku dalam Menghadapi Disrupsi Digital. Jurnal Kajian Media dan Informasi, 4(2).

Downloads

Published

2026-06-22

How to Cite

Marsan, L. S., Suci Amelia Putri, Muhammad Farhan Abid, & Denmas Anggy Nur Zihad. (2026). OBSTACLES IN THE PUBLICATION OF PRINTED AND NON-PRINTED MATERIALS IN THE DIGITAL AGE: A LITERATURE REVIEW FOR THE YEARS 2020–2025. Jurnal Ikhtibar Nusantara, 5(2), 342–348. https://doi.org/10.62901/j-ikhsan.v5i1.490